Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447H di MTsN 1 Pandeglang
- Yahya Zulfikri
- Artikel , Berita Utama , Kegiatan Keagamaan
- 16 Januari 2026
- 03 Menit baca
-
Pandeglang, 16 Januari 2026 – Suasana khusyuk menyelimuti lingkungan MTsN 1 Pandeglang pagi ini. Seluruh warga madrasah, dari kepala sekolah, guru, staf, hingga siswa-siswi berkumpul dalam satu momen penuh makna: Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, 27 Rajab 1447 Hijriah.
Peristiwa agung yang terjadi lebih dari 14 abad silam ini bukan sekadar catatan sejarah semata, melainkan sumber inspirasi dan pembelajaran spiritual yang terus relevan hingga hari ini.
Isra Mi’raj: Mukjizat di Tengah Masa Sulit
Perjalanan luar biasa Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dilanjutkan dengan kenaikan ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh terjadi pada masa yang penuh ujian. Tahun itu dikenal sebagai ‘Aamul Huzn (Tahun Dukacita), ketika beliau kehilangan dua penopang utama dakwah: istri tercinta Siti Khadijah dan paman pelindung Abu Thalib.
Di tengah tekanan hebat dari kaum Quraisy, Allah SWT memberikan mukjizat istimewa yang menguatkan hati Rasulullah. Perjalanan yang berlangsung dalam satu malam ini menjadi simbol kekuatan iman di tengah badai kehidupan.
Makna Mendalam Peristiwa Isra Mi’raj
Kepala MTsN 1 Pandeglang, H. Eman Sulaiman, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menjelaskan hikmah mendalam dari peristiwa bersejarah ini.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluar. Ketika Rasulullah berada di titik paling berat dalam dakwahnya, Allah justru mengangkat derajatnya dengan perjalanan yang tidak pernah dialami manusia manapun. Ini adalah pelajaran bagi kita semua untuk tidak pernah putus asa.”
— H. Eman Sulaiman, S.Ag., M.Pd. (Kepala MTsN 1 Pandeglang)
Beliau juga menekankan pentingnya meneladani keteguhan iman Rasulullah dalam menghadapi setiap tantangan hidup.
Peringatan yang Penuh Berkah
Peringatan Isra Mi’raj di MTsN 1 Pandeglang tahun ini digelar dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna:
1. Shalat Dhuha Berjama’ah
Pagi dimulai dengan shalat Dhuha berjama’ah yang diikuti seluruh warga madrasah. Kekhusyukan terlihat jelas di setiap wajah, seolah mengikuti jejak spiritual Rasulullah dalam perjalanannya yang agung.
2. Ceramah Keagamaan
Ustadz pengisi acara membawakan materi inspiratif tentang hikmah Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa mendengarkan dengan seksama tentang bagaimana peristiwa ini mengajarkan pentingnya:
- Kekuatan Iman – Bertahan teguh di tengah ujian dan cobaan
- Kesabaran – Menanti pertolongan Allah dengan penuh tawakal
- Shalat sebagai Mi’raj Mukmin – Menjadikan shalat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah
- Optimisme – Yakin bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan
3. Doa Bersama
Puncak acara adalah doa bersama yang dipimpin oleh salah satu guru senior. Ratusan tangan terangkat memohon ampunan, keberkahan, dan petunjuk dari Allah SWT. Suasana haru menyentuh hati setiap yang hadir.
4. Pembagian Takjil
Sebagai wujud kebersamaan, panitia membagikan takjil kepada seluruh peserta. Momen sederhana ini mencerminkan nilai berbagi yang menjadi ruh ajaran Islam.
Nilai-Nilai yang Diteladani
Koordinator Bidang Akademik, Mahbudin, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Isra Mi’raj dalam proses pendidikan.
“Peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diteladani. Kita ingin siswa-siswi memahami bahwa dalam setiap tantangan, ada hikmah yang Allah persiapkan. Semangat tidak mudah menyerah dan selalu optimis inilah yang harus tertanam kuat dalam diri mereka.”
— Mahbudin, S.Pd.I., M.Pd. (Koordinator Bidang Akademik MTsN 1 Pandeglang)
Hikmah untuk Kehidupan Siswa
Bagi para siswa, peringatan ini memberikan pelajaran berharga:
- Menghadapi Ujian dengan Tegar – Seperti Rasulullah yang tetap kuat meski ditimpa kesedihan mendalam
- Pentingnya Shalat Lima Waktu – Memahami bahwa shalat adalah perintah langsung dari Allah yang diterima saat Mi’raj
- Menjaga Akhlak Mulia – Meneladani kesabaran dan akhlak Rasulullah di setiap situasi
- Meraih Cita-cita Setinggi Langit – Isra Mi’raj mengajarkan bahwa tidak ada yang mustahil dengan izin Allah
Momentum Meningkatkan Kualitas Ibadah
Kepala TU MTsN 1 Pandeglang, Umar Mu’tamar, S.Ag., berharap peringatan ini menjadi titik balik untuk meningkatkan kualitas ibadah seluruh warga madrasah.
“Mari kita jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai pengingat untuk selalu menjaga shalat lima waktu kita. Shalat adalah tiang agama dan Mi’raj bagi setiap mukmin. Jika kita ingin dekat dengan Allah, sempurnakanlah shalat kita.”
— Umar Mu’tamar, S.Ag. (Kepala TU MTsN 1 Pandeglang)
Pesan untuk Para Siswa
Acara ditutup dengan pesan khusus untuk para siswa:
- Jaga Shalat dengan Istiqamah – Shalat lima waktu adalah kunci kesuksesan dunia dan akhirat
- Belajar dengan Sungguh-sungguh – Meraih ilmu adalah bentuk ibadah dan bekal masa depan
- Hormati Orang Tua dan Guru – Restu mereka adalah jalan menuju keberkahan
- Jaga Akhlak di Mana pun Berada – Akhlak mulia adalah mahkota seorang muslim sejati
Harapan ke Depan
MTsN 1 Pandeglang berkomitmen untuk menjadikan setiap peringatan hari besar Islam sebagai momen pembelajaran dan penguatan nilai-nilai spiritual. Peringatan Isra Mi’raj tahun ini diharapkan bukan sekadar seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Apresiasi Setinggi-tingginya
Terima kasih kami sampaikan kepada:
- Kepala Madrasah atas arahan dan dukungannya
- Tim Panitia yang telah mempersiapkan acara dengan penuh dedikasi
- Ustadz/Ustadzah yang telah berbagi ilmu dan inspirasi
- Seluruh Siswa-siswi yang mengikuti acara dengan penuh antusias
- Orang Tua atas dukungan dan doanya
Mari Terus Meningkatkan Kualitas Ibadah
Bagaimana kesan Bapak/Ibu dan Ananda tentang peringatan Isra Mi’raj kali ini? Mari kita saling mengingatkan untuk menjaga shalat lima waktu dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Tuliskan kesan dan pesan Anda di kolom komentar!
Tim Redaksi:
- Penulis: Yahya Zulfikri
- Editor: Tim Humas MTsN 1 Pandeglang
- Whatsapp: WhatsApp PTSP
- Instagram: @mtsn1_pandeglang